Narasi Ideologis tentang Pemberitaan Demonstrasi Aksi Bela Islam II (411) pada Surat Kabar Kompas, Media Indonesia, dan Republika

Abstract

Penelitian ini mengungkap Pola Narasi ideologis pemberitaan Demonstrasi Aksi Bela Islam II dit- ampilkan pada Surat Kabar Kompas, Media Indonesia dan Republika dari sudut pandang analisis naratif, yaitu analisis naratif alur (plot), analisis naratif karakter tokoh, dan analisis naratif oposisi biner. Hasil dari ketiga model analisis tersebut menunjukkan bahwa Kompas dan Media Indonesia telah menjadi Ideological State Apparatus sebagaimana yang disampaikan Althusser. Suratkabar yang berafiliasi pada kekuasaan bekerja memproduksi narasi berita hanya untuk melanggengkan praktik kekuasaan. Dari mulai alur yang diceritakan, pemilihan karakter tokoh, maupun melalui analisa binery opposition secara paradigmatik. Semuanya mengarah pada kesimpulan bahwa narasi berita yang diceritakan sudah tercelup oleh kepentingan ekonomi dan politik kekuasaan. Sehingga pola narasi yang ditampilkan akan mengikuti logika, nilai, ideologi, dan kepentingan kekuasaan. Sementara itu, suratkabar yang berada di pihak oposisi kekuasaan, ia memproduksi narasi berita untuk melakukan perlawanan terhadap legitimasi praktik kekuasaan. Baik itu dilihat dari alur yang diceritakan, pemilihan karakter tokoh maupun melalui analisa binery opposition secara paradigmatik. Semuanya mengarah pada kesimpulan bahwa narasi berita yang diceritakan selalu kritis sebagai bentuk perlawanan pada ekonomi dan politik kekuasaan. Sehingga pola narasi yang ditampilkan akan mengikuti logika, nilai, ideologi, dan kepentingan anti kekuasaan.
Keywords
  • Narrative
  • Ideology
  • Islamic Action
How to Cite
Rokhman, S. (2026). Narasi Ideologis tentang Pemberitaan Demonstrasi Aksi Bela Islam II (411) pada Surat Kabar Kompas, Media Indonesia, dan Republika. Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 14(2), 37–43. https://doi.org/10.36451/jisip.v14i2.586
References
  1. Ahimsa-Putra, Heddy Shri. 2001, Strukturalisme Levi-Strauss: Mitos dan Karya Sastra, Yogyakarta: Galang Press.
  2. Ardianto, Komala & Karlinah, 2007, Komunikasi Massa; Suatu Pengantar, Edisi Revisi, Jakarta: Simbiosa Rekatama Media.
  3. Arikunto, Suharsimi, 2013, Prosedur Penelitian; Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: PT. Rineka Cipta, Cet. 15.
  4. Bungin, Burhan, Sosiologi Komunikasi; Teori, Paradigma dan Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat, Jakarta: Kencana.
  5. Effendy, Onong Uchana, Ilmu Komunikasi; Teori dan Praktek, Bandung: Rosda.
  6. Eriyanto, 2013, Analisis Naratif; Dasar-dasar dan Penerapannya dalam Analisis Teks Berita Media, Jakarta: Kencana.
  7. Fiske, John, 1990, Introduction to Communication Studies, London: Sage Publication. Herman, Luc & Bart Vervaeck. 2005. Handbook of Narrative Analysis. Lincoln & London: University of Nebraska Press
  8. Hoetasoehoet, AM, 2006, Dasar-dasar Jurnalistik, Jakarta: IISIP Jakarta
  9. Irawan, Prasetya, Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Untuk Ilmu-Ilmu Sosial, Jakarta: Universitas Indonesia
  10. J.R. Raco, Metode Kualitatif: Jenis, Karakteristik, dan Keunggulannya, Jakarta: Grasindo
  11. James W. Carey (ed), 1998, Media, Myths and Narratives: Television and The Press, Newbry Park California: Sage Publication Jurnal Makara, Sosial Humaniora, VOL. 9, NO. 2, DESEMBER 2005
  12. Mc Quail, Dennis, 2000, Mc Quail’s Communication Theory (4th edition). London: Sage Publications
  13. Moleong, Lexy J., 2010, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Rosda Karya.
  14. Mulyana, Deddy, 2012, Ilmu Komunikasi; Suatu Pengantar, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, cet. 16.
  15. Nasution, 2003, Metode Research; Penelitian Ilmiah, Jakarta: Bumi Aksara.
  16. Nuruddin, 2007, Pengantar Komunikasi Massa, Jakarta: Rajawali Pers
  17. Raco, J.R. Metodologi Penelitian Kualitatif; Jenis, Karakteristik, dan Keunggulannya, Jakarta: Grasindo.
  18. Rahmat, Jalaluddin, 2011, Psikologi Komunikasi, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, Cet. 27.
  19. Rakhmat, Jalaluddin, 2009, Psikologi Komunikasi, Bandung: Rosda.
  20. Rusadi, udi, 2015, Kajian Media; Isu ideologis dalam Perspektif, Teori, dan Metode, Jakarta: Rajawali Pers.
  21. Santana K, Septiawan. 2005. Jurnalistik Kontemporer. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
  22. Sarwono, Jonathan, 2006, Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif, Jakarta: Graha Ilmu, cetakan pertama.
  23. Scholes, Robert. 1973. Structuralism in Literature. New Haven dan London: Yale University Press
  24. Sugiyono, 2011, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta. Wahyuni, Isti Nursih, Komunikasi Massa, Graha Ilmu
  25. Kompas edisi 3-6 November 2016
  26. Media Indonesia edisi 3-6 November 2016
  27. Republika edisi 3-6 November 2016
  28. cnnindonesia.com
  29. sindonews.com