Pengaruh E-Service Quality dan Perceived Value Terhadap E-Satisfaction yang Berdampak pada E-Loyalty Mataharimall.com (Studi pada Pelanggan MatahariMall.com Tahun 2017)
Dian Pratiwi, Ilham P Hutasuhut
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh e-service quality dan percieved value terhadap e-satisfaction yang berdampak pada e-loyalty pelanggan e-commerce MatahariMall.com. Metode Penelitian : Survei, pendekatan kuantitatif. Metode Analisis: Analisis Faktor dan Analisis Regresi Sederhana dan Regresi Berganda. Hasil Penelitian: melakukan uji Pilot Test kepada 20 responden yang diambil dari pengikut di fanpage facebook MatahariMall.com. Uji validitas dan reliabilitas kuesioner dari dimensi variabel e-service quality, percieved value, e-satisfaction dane-loyalty telah memenuhi syarat KMO-MSA, anti image dan loading factor lebih dari 0,5 serta Cronbach’s alpha lebih dari 0,6. Penelitian dengan menyebar kuesioner kepada 100 responden yang diambil dari pengikut di fanpage facebook MatahariMall.com. Temuan penelitian: 1) hasil uji regresi berganda e-service quality berpengaruh positif signifkan terhadap e-satisfaction (β = 0,355, Sig = 0,002), percieved value berpengaruh positif signifikan terhadap e-satisfaction (β = 0,557, Sig = 0,000). 2) hasil uji regresi sederhana e-service quality berpengaruh positif signifikan terhadap percieved value (β = 0,915, Sig = 0,000). 3) hasil uji regresi berganda e-service qualityberpengaruh positif signifikan terhadap e-loyalty (β = 0,435, Sig = 0,002), percieved value tidak berpengaruh terhadap e-loyalty (β = -0,074, Sig = 0,617), e-satisfaction berpengaruh positif signifikan terhadap e-loyalty (β = 0,518, Sig = 0,000). Kesimpulan: Ha1 diterima, terdapat pengaruh positif yang signifikan antara e-service quality terhadap e-satisfaction; Ha2 diterima, terdapat pengaruh positif yang signifikan antara percieved value terhadap e-satisfaction; Ha3 diterima, terdapat pengaruh positif yang signifikan antara e-service quality terhadap percieved value; Ha4 diterima, terdapat pengaruh positif yang signifikan antara e-service quality terhadap e-loyalty; Ha5 ditolak, tidak terdapat pengaruh antara percieved value terhadap e-loyalty; Ha6 diterima terdapat pengaruh positif yang signifikan antara e-satisfaction terhadap e-loyalty..
Pengaruh Experiential Marketing dalam Membangun Experiential Value dan Relationship Quality yang Berdampak bagi Loyalty (Studi pada Konsumen Happiness Kitchen And Coffee, Ciganjur -- Jakarta Tahun 2018)
Ayu Khadijah, Linda Rahmah, Renjana Renjana
Penelitian ini membahas tentang Pengaruh Experiential Marketing dalam membangun Experiential Value dan Relationship Quality yang berdampak bagi Loyalty. Tujuan Penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh Experiential Marketing terhadap Expetiential value, Experiential Market- ing Terhadap Relationship Quality, Experiential Value terhadap Loyalty, dan Relationship quality terhadap Loyalty. Metode Penelitian menggunakan Metode Survey, jenis penelitian ini yaitu Kuan- titatif, dengan Metode Analisis Data Structural Equation Modeling (SEM). Hasil Penelitiannya yaitu Experiential Marketing berpengaruh positif sebesar 0,96 terhadap terbentuknya Experiential Value, Experiential Marketing berpengaruh positif sebesar 0,99 terhadap terbentuknya Relation- ship Quality, Experiential Value berpengaruh positif sebesar 0,33 terhadap terbentuknya Loyalty, Relationship Quality berpengaruh positif sebesar 0,64 terhadap terbentuknya Loyalty. Kesimpulan Penelitian ini dapat memberikan informasi kepada Happiness Kitchen and Coffee, Ciganjur-Jakarta untuk dapat meningkatkan Experiential Marketing yang akan mempengaruhi peningkatan Experi- ential Value dan Relationship Quality sehingga konsumen Loyal dan memberikan penilaian yang positif kepada Happiness Kitchen and Coffee, Ciganjur – Jakarta Tahun 2018.
Jaringan Proses Gatewatching pada Usear Generated Content di Pasangmata.com
Emma Rahmawati, Udi rusadi
Artikel ini melaporkan hasil penelitan yang bertujuan untuk menjelaskan bagaimana jaringan
proses gatewatching pada media online Pasangmata.com Metode yang digunakan ialah studi kasus dalam paradigma post-positivisme. Hasil penelitian menjelaskan jaringan proses gatewatching dibangun mulai dari pengguna hingga newsroom berbasis web dengan administrator sebagai penjaga konten. Namun gatewatching dilakukan hanya pada tahapan cross newsroom proses selanjutnya kembali dilakuklan sebagaimana pada tahap gatekeeping era tradisional. Konten di moderasi untuk menjaga kualitas agar tetap pada standart jurnalistik. Pasangmata.com dalam berbagi konten dengan lini Detikcom Pasangmata menggunakan gatewatching sedangkan Detikcom menggunakan gatekeeping. Pengguna diperbolehkan menggunakan anonim untuk menjaga narasumber dari ancaman. Disarankan menggunakan gatewatching full open news site, agar meningkatkan lagi proses literasi media pada pengguna dan penggunaan konten anonim sebaiknya diperketat dan dikurangi, agar tetap menjaga kredibilitas Pasangmata.com.
Strategi Campaign Samsung Galaxy A Series 2017 Melalui Event “The A Lab” dalam Meningkatkan Brand Loyalty
Karina Alverawaty, Rohmiati Rohmiati
Artikel ini bertujuan untuk mendiskusikan Strategi CampaignSamsung Galaxy A Series 2017
melalui Event “The A Lab” dalam meningkatkanbrand loyalty. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif .Dalam penelitian ini digunakan metode studi kasus.Strategi campaign melalui event ini menggunakan 6 tahapan event marketing dan brand loyalty dalam penelitian ini diukur dengan indikator yang digunakan dalam penelitian yang dilakukan oleh Jing (2014) . Hasil penelitian event : 1. Tujuan diselenggarakan event : menetapkan product education dan product experience. 2. Hasil yang diharapkan dari event : meningkatkan penjualan samsung galaxy A series 2017 dan brand loyalty konsumen. 3. Komponen yang ada dalam event : product education dan product experience yang dikemas dengan event party dan berkolaborasi dengan pon your tone. 4. Target pasar yang dituju : kaum muda urban yang stylish, youthful, unique dan suka mencoba hal baru yang berusia 20-25 tahun. 5. Media/alat promosi yang digunakan : menggunakan beberapa media (media sosial, digital ads/banner, on ground event, OOH, dan TVC). 6.Menyusun jadwal pemasaran untuk event : menggunakan campaign timeline secara keseluruhan.
Transnational Advocay Network: Perjuangan HAM Sombath Somphone di Laos Tahun 2014-2018 oleh Fidh (International Federation For Human Rights)
Janet Junaedy Putri, Rachmayani Rachmayani
Tulisan ini bertujuan untuk mengangkat isu pelanggaran Hak Asasi Manusia dan peranan aktor non-negara dalam memperjuangkan isu HAM tersebut. Aktor yang menjadi unit analisa dalam pene- litian ini adalah FIDH, sebuah organisasi internasional bersifat non-state yang memiliki komitmen untuk melindungi dan menghormati Hak Asasi Manusia di dunia. FIDH menunjukkan upaya nyata dalam menangani kasus pelanggaran HAM global yakni kasus penghilangan paksa di negara Laos. Kasus penghilangan paksa yang diangkat dan diperjuangkan oleh organisasi internasional ini yaitu kasus Sombath Somphone, seorang aktivis Laos yang menghilang secara tiba-tiba pada tahun 2012. Upaya perjuangan HAM yang dilakukan oleh FIDH terhadap kasus penghilangan paksa Sombath Somphone dilakukan dalam kerangka jaringan advokasi transnasional, sehingga membutuhkan jejaring dengan aktor lain secara global untuk menekan Pemerintah Laos yang memiliki otoritas penuh untuk mengungkap kasus penghilangan paksa di negaranya. Dalam kerangka Jaringan Ad- vokasi Transnasional, strategi yang dilakukan oleh FIDH diantaranya yaitu melakukan advokasi dan persuasi terhadap aktor-aktor global yang memiliki pengaruh dalam upaya penyelesaian kasus pelanggaran HAM penghilangan paksa tersebut. Strategi advokasi inilah yang akan menjadi fokus dalam penelitian ini, dengan periode waktu penelitian dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2018.