Advokasi Ham People With Albanism (Pwa) Oleh Under The Same Sun (Utss) Di Tanzania Tahun 2010-2015
DOI:
https://doi.org/10.36451/jisip.v17i1.32Keywords:
advocacy, global Campaign, Tanzania, UTSSAbstract
Tulisan ini menganalisis isu pelanggaran Hak Asasi Manusia dan peranan aktor non-negara dalam memperjuangkan HAM. Unit analisis penelitian ini adalah Under the Same Sun (UTSS). Ditemukan bahwa UTSS menunjukkan upaya nyata dalam menangani kasus pelanggaran HAM yang menimpa orang-orang PWA di Tanzania, negara di kawasan Afrika Timur. Upaya perjuangan UTSS dilakukan dalam kerangka advokasi transnasional, mendekati aktor lain yang memiliki legalitas lebih kuat, yaitu organisasi PBB. Dalam pelanggaran HAM PWA terdapat indikasi keterlibatan elit-elit politik dan bisnis Tanzania baik secara langsung ataupun tidak langsung, berkaitan erat dengan sistem kepercayaan dan kebudayaan yang melekat di Tanzania. Strategi advokasi UTSS yaitu melakukan kampanye global, dengan target utama masyakarat internasional dan Organisasi Internasional PBB. Hasil perjuangan advokasi PWA oleh UTSS di Tanzania tahun 2010-2015 menunjukkan signifikansi peranan organisasi internasional non-state dalam memperjuangkan isu HAM secara global. UTSS berhasil mendorong PBB sebagai organisasi internasional paling legitimate, dengan beberapa kebijakan global untuk mendukung HAM PWA di dunia. Hal ini menunjukkan efektifitas jaringan advokasi yang dibangun UTSS secara global.References
Adebayo Fayoyin.(2014) Advokasi Untuk Minoritas di Afrika: Masalah dan Pelajaran dalam Meningkatkan Hak Albinos di Tanzania dan Osus di Nigeria. Jurnal Penelitian Asia Pasifik. vol: I. Edisi XVII Africa Charter on Human and Peoples Rights.
Africa, Super For Analys and Research in. (2016). An Introduction to Advocacy: Training Guide. Washington DC
African Union.(2017) Diburu dan Dibunuh, Inilah Kisah Mengharukan Orang Albino di Tanzania. Diakses melalui http://www.african-union.org/diburu- dan-dibunuh-inilah-kisah-mengharukan- orang-albino-di-afrika/Aljazeera .(2019). What Is Albinism and What Causes it?. Diakses melalui https://www.aljazeera. com/indepth/interactive/2017/04/ albinism-170424053209871.html
Bakry, Umar Suryadi. 2016. Metode Penelitian Hubungan Internasional. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Budi Irdiyawan. (2017). Program advocacy and public awareness oleh UTSS sebagai bentuk perlindungan HAM orang-orang dengan albinisme di Tanzania. Diakses melaluihttps://www.google.com/url?s a=t&source=web&rct=j&url=http:// scholar.unand.ac.id/28467/2/
D, Korten. (1987). Third Generation NGO Strategies: a Key to People Centered Development. World Development, Vol. 15, Supplement Deklarasi Universal
Hak Asasi Manusia Majelis Umum PBB tanggal 10 Desember 1948
Diah Ayu Vivit Nurfa’idah. (201)7. Kurangnya Komitmen Negara dan Organisasi Internasional Dalam
Perlidungan Hak Asasi Manusia Terhadap Albino di Tanzania. Jurnal Analisis Hubungan Internasional. Vol 6. No. 1
Folia, Rosa. (2017). Ilmu Sihir Akan Di Bahas Di PBB. Diakses melalui https:// www.idntimes.com/news/world/rosa- folia/pbb-akan-bahas-soal-ilmu-sihir-1/ full https://www.bbc.com/indonesia/ dunia/2015/03/150312_tanzania_albino
Global Campaign for Peace Education. (2019). Campaign Statement & Campaign Goals. Diakses melalui https://www. peace-ed-campaign.org/
Hass, Michael dalam James N. Rosenau. (1969). International Politics and Foreign Policy: A Reader in Research and Theory. New York: The Free Pers
Hildy Teegen, Jonathan P. Doh dan Sushil Vachani.( 2004). Journal of International Business Studies . Vol. 35, No.6 Diterbitkan oleh: Palgrave Macmillan Journals
Jeffrey Unerman, Brendan O’Dwyer. (2006). Theorising accountability for NGO Advocacy. Accounting, Auditing, & Accountability Journal, Vol. 19 Issue: 3
Kisanga, Peter. (2017). Impact of interventions of the murder of People With Albinism in Victoria Lake a case of Shinyanga region. Diakses melalui http://journals. udsm.ac.tz/index.php/jgat/article/ download/687/668
Kementerian Luar Negeri RI.( 2016). Profil Negara Tanzania. Diakses melalui https:// www.kemlu.go.id/daressalaam/id/Pages/ TAN.aspx
Le Roy A, Bennet. (1997). International Organizations: Principles and Issues. New Jersey: Prentice Hall Inc
Methusela Mihsael Masanja dan Kija Steven Magembe. (2015). Power Of Stigma Against Households’
Efforts To Maintain Households’ Wellbeing Among Households With Albinos In Tanzania. Vol 3. No. 11
Masanja, Methusela M., et al.( 2014). Awareness, Attitude and Level of Albino’s Predicament in Tanzania.
In Asian Journal of Applied Science and Engineering
Mas’oed, Mohtar. (1990). Ilmu Hubungan Internasional Disiplin dan Metodologi. Jakarta: LP3ES
National Geographic.( 2015). Warga Albino di Tanzania Kerap Dibunuh Menggunakan Sihir . Diakses Melalui http:// nationalgeographic.co.id/berita/2015/01/ warga-albino-di-tanzania-kerap- dibunuh-menggunakan-sihir
Office of the United Nations High Comissioner Human Rights.(2019) Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia. Diakses melalui https://www.google. com/url?sa=t&source=web&rct=j&u rl=https://www.ohchr.org/EN/UDHR/ Documents/UDHR_Translations/inz. pdf&ved=2ahUKEwiAiKKIv7bhAh
Perwita, A. A., & Yani, Y. M. (2005). Pengantar Ilmu Hubungan Internasional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Pettiford, Jill Steans & Lloyd. (2009). Hubungan Internasional Perspektif dan Tema. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Repository Universitas Gajah Mada.( 2017). Diakses melalui https://www.google. com/url?sa=t&source=web&rct=j& url=http://etd.repository.ugm.ac.id/ downloadfile/132795/potongan/ S1-2017-345279-introduction. pdf&ved=2ahUKEwjy-vn24NvgAhXS inAKHSzuC0cQFjABegQIBxAB&usg
=AOvVaw37yf4eQj7oUTiYkQLf9gjb Salewi, Diana Henry. (2011). The Killing
of Persons with albinism in Tanzania: A Social-legal inquiry. Diaksesmelalui https://repository. up.ac.za/bitstream/handle/2263/18645/ S a l e w i _ K i l l i n g ( 2 0 1 1 ) . pdf?sequence=1&isAllowed=y
Saputra, Eka Yudha. (2015). Tubuh Manusia Albino Diperdagangkan Di Tanzania.
Diakses melalui https://www.google.com/amp/s/dunia.tempo.
co/amp/637990/tubuh-manusia-albino- diperdagangkan-di-tanzania
Sikkink, ME Keck & K. (1999). Transnational Advocacy Networks In International And Regional Politics. Ithaca, UK: Blackwell Publisher
Sorensen, Robert Jackson and Georg. (1999).
Diakses melalui https://www.google. co.id/url?sa=t&source=web&rct=j&url=h ttp://www.un.org/en/genocideprevention/ crimes-against-humanity.html&ved= 2ah UKEwjW7vjjrovaAhXMuo8KHS09BQQ QFjAYegQICRAB&usg=AOvVaw0XAPj 3YG_SmYwgWqMblk-D
Under The Same Sun. (2014). Adoption of International Albinism Day by UNHRC. Diakses melalui https://youtu.be/S3- PXVL5ZtU
Introduction to International Relations, . (2014). UTSS
Oxford.
Trial International. (2018). Crimes Against Humanity. Diakses melalui https:// trialinternational.org/topics-post/crimes- against-humanity/
Under The Same Sun. (2013). UTSS Report, ‘Children with Albinism: Violence & Displacement’. NGO: Under The Same Sun. Canada
UN Human Rights.( 2015). Albinism Awareness Campaign - Peter Ash. Diakses melalui https://youtu.be/Jca7Vqjj1Al
United Nations.( 2018). Crimes Against Humanity.
Tanzania Works with Tanzania’s Director of Public Prosecutions. Diakses melalui https://youtu.be/xx5Ul7jqh4A
Winarno, Budi. (2014). Dinamika Isu-Isu Global Kontemporer; Cet. 1. Yogyakarta: CAPS (Center of Academic Publishing Service) Wesangula, Daniel. (2015). Albino di Tanzania Takut Mati Ketika Dekat Waktu Pemili-
han Dilakukan. Diakses melalui https:// mg.co.za/article/2015-05-14-albinos-in- tanzania-fear-death-as-polls-near
Wawancara Mr. Don Sawarzky selaku director of operations UTSS melalui email
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Salsabilla Siti Alifka, Rachmayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
